MORPH Jeixy Terkena Penalti, Bagaimana Peraturannya di Esports? Ini Penjelasan CEO BOOM Esports

13 Januari 2021 ada pengumuman dari MORPH Team yang melakukan terminated ke Jeixy dan memberikan penalti lalu bagaimana penalti dalam esports? berikut penjelasan CEO BOOM Esports.

Regional Malaysia dan Singapura Resmi Berpisah di Turnamen MPL S7!

RevivaLTV juga sudah menghubungi pihak dari MORPH Team yaitu Vivian sebagai General Manager yang menjelaskan bahwa Jeixy melakukan tindakan tidak sportif sehingga di terminated dan mendapatkan penalti.

MORPH Team juga akan melakukan konferensi pers tentang permasalahan ini sehingga sebaiknya kita jangan berasumsi liar terlebih dahulu.

Jadi pertanyaan sekarang ini di komunitas PUBG Mobile atau scene esports adalah bagaimana permasalahan penalti dalam dunia esports?

BACA JUGA: Penjelasan Pihak MORPH Team Tentang Keputusan Terminated Jeixy

Morph Jeixy Terminated

CEO BOOM Esports, Garry Ongko Putera menjelaskan tentang permasalahan penalti sah-sah saja asalkan kontrak pemain dan organisasi masih berlaku.

“Kalau soal penalti begitu menurut saya oke-oke saja. Asalkan pemain tetap digaji atau istilahnya di ‘bench‘ dan bukan terminate. Dan itu mungkin salahnya dari Morph sendiri.

Mana mungkin bisa orang tidak digaji, di terminate, tapi tetap ‘haknya’ ada di MORPH,” ucap Garry seperti dikutip Indozone.

CEO BOOM Esports

Garry juga menjelaskan lebih lanjut bahwa di BOOM Esports pernah ada hal serupa dengan apa yang dilakukan MORPH Team.

“Kita pernah melakukan hal seperti ini, namun apa yang saya bilang bahasanya benching, dan itu juga tidak dipublikasi atau dibilang available for transfer,” tutup Garry Ongko.

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

The post MORPH Jeixy Terkena Penalti, Bagaimana Peraturannya di Esports? Ini Penjelasan CEO BOOM Esports appeared first on RevivaLTV.