RevivaLTV

Minggu lalu, Alfi "Khezcute"Nelphyana dan BOOM Esports terbang ke Kyiv, Ukraina untuk mengambil bagian dalam StarLadder ImbaTV Musim Musim 3. Tepat setelah mengamankan posisi 4 teratas, Khezcute memiliki kesempatan untuk bertemu dengan tim dari WePlay! Dan melakukan wawancara kecil.

Seperti halnya wawancara pada umumnya, pertanyaan yang diajukan kepada Khezcute tentu mengkhawatirkan tentang bagaimana perasaannya dan persiapannya untuk turnamen. Namun dalam salah satu pertanyaan ini, WePlay! telah bertanya bagaimana keadaannya Dota 2 saat ini menurut kapten BOOM Esports Khezcute.

Sumber: StarLadder

Kita bermain! punya waktu untuk bertanya faktor apa yang dibuat Dota 2 telah mengurangi jumlah pemain saat ini, 2020 bukan tahun yang cukup baik untuk permainan Dota 2.

"Dota 2 telah menurunkan jumlah pemain, di Indonesia sendiri Dota 2 telah jatuh sangat. Di sana (Eropa dan Amerika Utara) orang lebih suka Counter Strike, dan game ini nomor satu, selain itu di setiap negara Asia Tenggara, penggemar game ponsel sangat tinggi. Saat ini, di Indonesia sendiri tidak ada tim profesional selain BOOM Esports.

Semua orang bisa bermain game ponsel di kereta, di sekolah, di tempat kerja. bisa dibilang orang bisa bermain di mana saja. Faktor-faktor inilah yang menjadi alasan mengapa permainan ponsel sangat populer, "jawab Khezcute.

Dalam wawancara yang sama, Khezcute juga memberikan pendapatnya tentang sistem liga yang akan mulai berlaku untuk musim depan.

Khezcute berkomentar bahwa sistem yang baru akan sangat membantu tim tingkat 2/3, tetapi dia juga tidak terlalu yakin tentang jadwalnya yang sibuk. Jadwal yang sibuk dapat mempersulit pemain untuk mendapatkan visa jika mereka memenuhi syarat untuk Major nanti.

Khezcute juga mengatakan itu kolam Hadiah Penurunan mayor cukup buruk bagi tim-tim top yang sering memenangkan Major, tetapi ini juga menguntungkan tim-tim kecil, secara keseluruhan Khezcute mendukung sistem liga untuk DPC musim depan.

Sumber: StarLadder

Lihatlah dunia kompetitif Dota 2 di Indonesia sendiri tidak terlalu ramai, tapi itu tidak berarti tidak ada. Turnamen Dota 2 di Indonesia masih sering terlihat meski tidak sebanyak pertandingan turnamen ponsel sebagai Mobile Legends Bang Bang atau Api Gratis.

Apa pendapat teman saya Revival tentang pendapat Khezcute tentang situasi ini Dota 2 di Indonesia, apakah Anda setuju atau ada alasan lain mengapa ini bisa terjadi.

Editor: Yubian Asfar

Posting Khezcute Mengungkap Alasan Mengapa Dota 2 Indonesia Starts Quiet muncul pertama kali di RevivaLTV.